BERITA | 新闻 Lokal | 本地新闻
Home » 西加里曼丹仍可感受到烟霾 紧急应对状态延长14天

西加里曼丹仍可感受到烟霾 紧急应对状态延长14天

【坤甸讯】西加里曼丹省森林及土地火灾(Karhutla)情况开始好转。不过,包括坤甸市在内的部分地区仍可感受到烟霾。西加里曼丹省灾害管理局(BPBD)表示,风向是影响烟霾移动的因素之一。

西加里曼丹省灾害管理局(BPBD)代理局长里德万表示,根据BPBD所使用的数据和监测结果,目前风向仍朝向西加里曼丹,包括坤甸市地区。

里德万周一(2026年10月5日)在坤甸阿迪苏西普托路(Jalan Adisucipto)的西加里曼丹省BPBD办公室接受采访时说,“根据我们收到的数据,因为我们使用了多个应用程序,首先可以看到,风向目前仍然朝向西加里曼丹,或者更准确地说,是朝向坤甸市地区。”

不过,里德万强调,目前尚无法确定坤甸市民所感受到的烟霾来自哪个特定地区。这是因为加里曼丹多个地区仍发生火灾,包括西加里曼丹、中加里曼丹、东加里曼丹和南加里曼丹。

他说,“可以确定的是,我们自己的地区目前也仍有一些地方发生火灾,虽然规模并不大。”

在西加里曼丹,吉打邦县(Ketapang)仍是受到重点关注的地区之一。目前通过空中和地面特遣队进行处置,并从苏帕迪奥(Supadio)基地调派两架直升机执行巡逻任务。

其中一架直升机负责监测吉打邦和北加荣(Kayong Utara)地区。另一架则负责在古布拉亚(Kubu Raya)、兰达克(Landak)、三发(Sambas)、山口洋(Singkawang)和孟巴哇(Mempawah)开展巡逻。BPBD也仍在吉打邦和昔加罗(Sintang)运行基地,开展巡逻以及空中洒水灭火(water bombing)行动。

在森林及土地火灾情况开始下降之际,西加里曼丹省政府也将紧急应对状态延长14天。里德万表示,作出这一决定是因为仍有一些地区处于紧急应对状态,同时现场仍发现火灾点。

他说,“关于紧急应对状态,西加里曼丹省目前仍将延长这一状态。”

目前,仍有三个县处于紧急应对状态,分别是北加荣、默拉维(Melawi)和孟巴哇。该状态将根据森林及土地火灾的发展情况持续进行评估。

里德万希望森林及土地火灾持续呈下降趋势,从而无需再次延长紧急应对状态。不过,只要仍存在火灾风险,BPBD将与印尼国民军(TNI)、印尼国家警察(Polri)及相关机构继续开展监测、地面核查(ground check)、灭火以及对已发生火灾地点进行降温处理。

他强调,“这是西加里曼丹省政府保持应急准备的一种形式,我们正在以严肃的态度应对森林及土地火灾问题。”

 

Asap Masih Terasa di Pontianak, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 hari

PONTIANAK – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat mulai membaik. Namun, asap masih terasa di sejumlah wilayah, termasuk Kota Pontianak. BPBD Kalbar menyebut kondisi angin menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan asap.

Plt Kepala BPBD Kalbar Ridwan mengatakan, berdasarkan data dan pemantauan yang digunakan BPBD, arah angin masih bergerak menuju Kalbar, termasuk ke wilayah Pontianak.

“Kalau memang berdasarkan dari data yang kami terima, karena kami menggunakan beberapa aplikasi, pertama memang arah anginnya masih berada menuju ke Kalbar, atau tepatnya di wilayah Kota Pontianak,” kata Ridwan di Kantor BPBD Kalbar, Jalan Adisucipto, Pontianak, Senin (5/10/2026).

Meski demikian, Ridwan menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan asap yang dirasakan warga Pontianak berasal dari daerah tertentu. Sebab, kebakaran masih terjadi di beberapa wilayah Kalimantan, termasuk Kalbar, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Yang jelas daerah kita juga masih ada yang terbakar, walaupun tidak besar,” ujarnya.

Di Kalbar sendiri, Kabupaten Ketapang masih menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian. Penanganan dilakukan melalui satgas udara dan darat, dengan dua helikopter dari basis Supadio yang dikerahkan untuk patroli.

Satu helikopter memantau Ketapang dan Kayong Utara. Sementara satu lainnya melakukan patroli di Kubu Raya, Landak, Sambas, Singkawang dan Mempawah. BPBD juga masih mengoperasikan base di Ketapang dan Sintang untuk patroli serta water bombing.

Di tengah kondisi karhutla yang mulai menurun, Pemprov Kalbar juga memperpanjang status tanggap darurat selama 14 hari. Ridwan mengatakan keputusan tersebut diambil karena masih ada daerah yang berstatus tanggap dan titik kebakaran yang ditemukan di lapangan.

“Untuk status tanggap, di Provinsi Kalbar pada hari ini kami masih memperpanjang status tanggap,” katanya.

Saat ini, tiga kabupaten masih berstatus tanggap, yakni Kayong Utara, Melawi dan Mempawah. Status tersebut akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan karhutla.

Ridwan berharap tren penurunan karhutla terus berlanjut sehingga status tanggap darurat tidak perlu kembali diperpanjang. Namun, selama masih ada potensi kebakaran, BPBD bersama unsur TNI, Polri dan instansi terkait tetap melakukan pemantauan, ground check, pemadaman hingga pendinginan di lokasi yang terbakar.

“Ini bentuk kesiapsiagaan dari Pemprov dan kita mengatasi permasalahan karhutla ini dengan kondisi yang serius,” tegasnya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version